Kalau kami lebih di Metodenya sih kak. Di Metode Pengajaran dan Kurikulumnya Mengacu dengan Soal Standar Tes Konsultan Pajak Nasional.
Kami Pakai Metode Otak Kanan (Teknik Storytelling & Visualization) sehingga Peserta Dapat Lebih Memahami Perpajakan. Terus juga ada Bonus Pelatihan Soft Skill & Premium Gathering.
Cocok untuk Berbagai Kalangan untuk yang Expert Pajak sampai dengan yang “Buta Pajak” tetap Bisa Mengikuti Kelas dengan Maksimal.
Sama Aja Kak. Untuk Bonus Bonusnya yang didapat Pastinya Sama Saja Baik Kelas Offline atau Online. Sama Sama Dapat 2 Modul Buku Fisik, 2 Sertifikat Fisik, Bonus Pelatihan Soft Skills di Pertemuan Perdana & Bonus Premium Gathering.
Yang membedakan Cuma kalau Kelas Offline Datang Langsung, kalau Online bisa lebih fleksibel karena Live via Zoom Meeting (bisa mengikuti kelas di mana saja). Terus Enaknya kalau Pilih Kelas Offline, Sewaktu waktu berhalangan bisa Geser ke Kelas Online.
Pengajar kami Expert Pastinya kak, yaitu Konsultan Pajak Resmi dan diantaranya juga ada Pegawai DJP. Kebetulan Standar Pengajar di sini Cukup Ketat di mana Harus Memiliki Pengalaman di atas 10 Tahun di Bidang Per pajakan (Praktisi Tulen), dan Pengalaman Mengajar di atas 5 Tahun (Akademisi).
Jadi kalau semisal Dosen Pajak tapi Bukan Praktisi sekalipun Pengalaman Mengajar 10 Tahun Pasti tidak akan Kami Terima untuk Mengajar di Aoklandz karena bukan Praktisi, Prioritas Nomor 1 Praktisi, baru yang kedua Aktif Mengajar.
Oh Pastinya kak. Izin kami Lengkap, LKP dengan Izin dari Dinas Pendidikan. Semua Izin dan Prestasi LKP Aoklandz Asia Indonesia dipajang di Kantor Pusat kami di Ruko Taman Permata Lippo Karawaci.
Sertifikat kami sudah digunakan juga untuk beracara di Pengadilan Pajak, Syarat Melamar Pekerjaan dan Syarat Menjadi Wakil Kuasa di Berbagai Kantor Pelayanan Pajak (KPP) oleh Ribuan Alumni Kami.
Sebelumnya Just Info Kurang Lebihnya Sistem Pembelajaran di Aoklandz, Kalau Minggu ini Materi, Maka Minggu Depannya Ujian tapi Tetap ada Review Materi Pas Ujian. Jadi Selang-Seling Kurang Lebihnya Seperti itu.
Nah, Kalau Pas PEKAN UJIAN Berhalangan Hadir, Maka Kalau Pilih Kelas Sabtu Coba Bisa Geser ke Minggu atau Sebaliknya atau Coba Geser ke Kelas Online Terlebih Dahulu. Namun, Jika Benar-Benar Enggak Bisa, Tenang Saja, Bisa Ambil Kesempatan di UJIAN SUSULAN (dalam 1 Periode Ada 2 Kali Kesempatan UJIAN SUSULAN).
Nah, Namun Kalau Pas PEKAN MATERI Berhalangan Hadir, Geser Hari atau Pindah ke Kelas Online Pun Tidak Bisa, Maka Sebenarnya Kehilangan Materi atau Jika Memang Betul-Betul Ingin Dapat Materinya Paling Solusi dari Kami, Kami Kasih Kesempatan untuk Ambil Materi di Periode Berikutnya. Jadi Tidak ada Kehilangan Materi atau Pertemuan Apapun.
Lalu, Apakah Ujian Susulan juga Bisa Ambil di Periode Berikutnya juga karena Belum Dapat Materi? Tentu Bisa, Namun Peserta akan LULUS & MENERIMA SERTIFIKAT Masuk Periode Berikutnya Juga Nantinya.
Oh Sangat Bisa kak Pastinya. Karena Alumni Kami banyak juga yang Masih Awam Pajak atau Bahkan Benar-Benar "Buta Pajak". Ada yang Ibu Rumah Tangga, Pengacara, Notaris atau Pengusaha yang Benar-Benar Enggak Ada Basic Akuntansi atau Perpajakan sama sekali.
Bisa dibilang 50-70% Peserta Kami Banyak yang Masih Awam atau "Buta Pajak" dan Tetap Bisa Ngikutin Kelas dengan Baik dengan Nilai yang Memuaskan.
Sisanya Sekitar 30-50% di antaranya ada Juga yang Sudah Cukup Expert Pajak, Seperti: Pegawai Pajak, Dosen Pajak, Kepala Pajak bahkan Konsultan Pajak Resmi yang mau Update & Upgrade Ilmu Perpajakan
Bahkan ada juga Pelajar SMK yang Berhasil Mendapat Nilai Tertinggi di Kelasnya mengalahkan Kakak-Kakak Senior di kelasnya yang Sudah Punya Pengalaman Bekerja di Bidang Pajak.
Karena Kebetulan memang, Soal yang Diujikan Karakter Soalnya Mirip dengan Materi yang Diajarkan. Jadi Kembali ke Peserta.
Oh Pastinya Tidak Ada kak. Namun, Sebenarnya Kembali ke Peserta karena Sebenarnya Kebutuhan Pegawai di Bidang Pajak Sangat Tinggi. Info Lowongan Kerja yang Membutuhkan Pegawai yang Bisa Pajak sangat Tinggi di Berbagai Perusahaan.
Di Whatsapp Group Alumni Sering Sekali Tersebar Informasi Kebutuhan Pegawai di Bidang Pajak (Lowongan Kerja). Di Kami pun Sebenarnya Membutuhkan Pegawai yang Mahir Pajak, tinggal jika Tertarik Bisa Mengikuti Prosedur Rekrutmen (Tes & Interview).
Kami Bebaskan ya kak. Untuk Nominal Bayarnya dan Berapa kalinya Bebas. Kami Sangat Memperlunak Sistem Pembayaran dan Setahu Kami Cuma Kami yang Seperti itu.
Namun Idealnya, Kalau Bisa Sudah Lunas Sebelum Mengikuti Kelas Seperti Kebanyakan Peserta Lainnya.